KEJAMNYA IBUKOTA

21 Jun

Sinar mentari menyambut harinya yang indah,

berharap rezeki datang berlimpah.

 

Tetap bersemangat melawan hari,

menjajakan surat kabar hari ini.

 

Terus berlari dengan riang,

mengejar sang pembeli tuk menjemput rezeki.

 

Berkelahi melawan polusi dan teriknya sinar matahari.

 

Tetap tersenyum meski harus berjibaku melawan waktu,

untuk segera pergi menuntut ilmu.

 

Sejak pagi hingga petang hari, ia terus berjuang,

demi menyambung hidupnya hari ini dan hari esok, dan demi masa depannya kelak.

 

Tiada lelah ia rasakan,

tiada keluh ia utarakan,

meski harus bertarung dengan kejamnya kehidupan di Ibukota.

 

15-02-11

Tinggalkan jejak anda pernah berkunjung

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: